Leeds United mungkin tidak seberhasil tim-tim lain di Inggris untuk musim sekarang. Tapi ini tidak menghentikan upaya mereka untuk bisa terbang lebih tinggi di musim yang sudah menunggu di depan mata. Hasil yang mereka dapatkan dari awal sampai akhir musim nanti menjadi pertimbangan tim untuk melakukan perubahan sejauh yang diperlukan. Strategi dievaluasi. Formasi dipelajari ulang untuk menentukan nama-nama yang akan mereka pertahankan, lepas, atau justru datangkan. Untuk yang ketiga, Leeds United sudah melirik pemain bek asal Chelsea, Axel Disasi, sebagai nama yang potensial untuk mereka datangkan.
Terpincut Axel Disasi
Leeds United getol membangun rencana mereka untuk menghadapi musim yang baru. Perjalanan selama kurang lebih setahun di musim sekarang memberi mereka banyak pelajaran penting. Mereka akan menggunakan semua pengalaman ini untuk membentuk tim lebih kuat dan tangguh untuk menghadapi musim yang baru. Banyak langkah mereka rencanakan untuk mencapai target ini, termasuk dengan mengupayakan kedatangan pemain baru. Belajar dari pencapaian mereka di musim ini, Leeds percaya kalau mereka bisa menggunakan kemampuan dari bek Chelsea, Axel Disasi, untuk mendapat hasil yang lebih baik.
Secara teori, pemain yang mereka incar untuk musim panas nanti masih tergabung di Chelsea. Tapi setelah gagal mendapatkan jam terbang sebanyak yang dia harapkan ketika masih bersama Enzo Maresca, pemain ini memilih untuk menerima penawaran dari The Blues. Daripada bertahan dan tidak mendapat kesempatan bermain, dia setuju untuk menghabiskan sisa musim yang ada dengan pindah sementara ke West Ham United. Keputusan ini rupanya menjadi awal dari karirnya yang lebih baik. Pemain berusia 28 tahun ini memang terlihat sangat kesulitan untuk membangun karirnya di Stamford Bridge. Tapi yang terjadi di West Ham sama sekali berbeda. Dia berhasil membuktikan kemampuannya walau hanya tampil sebatas pada 13 pertandingan. Perannya sangat penting bagi tim ini, membantu mereka tetap bertahan di Liga Primer.
Pelajari Dinamika Kompetisi
Hanya saja, kemampuan satu orang pemain tidak akan pernah cukup untuk membantu memperbaiki garis nasib sebuah tim. Inilah yang sedang terjadi dengan West Ham United. Axel Disasi memang seorang pemain yan gluar biasa. Tapi dia tak bisa langsung mengeluarkan timnya dari risiko berat tersingkir ke Championship. Yang terjadi dalam pertandingan mereka di akhir minggu lalu menjadi mimpi buruk yang selalu mereka hindari. Upaya tim ini untuk menghindari tersingkir ke Championship di musim depan menemui ganjalan serius ketika mereka kalah 1-3 dari Newcastle United.
Kekalahan ini membuat penggemar mereka frustasi, apalagi karena terjadi di kandang sendiri. Pelatih mereka, Nuno Espirito Santo, sempat berharap perubahan formasi akan membantu nasib merkea di akhir minggu. Dia menggunakan formasi 3 orang pemain belakang dari menit pertama di St. James’ Park. Tapi keputusan ini justru menjadi bumerang bagi mereka. Tim lawan berhasil menemukan celah dalam permainan mereka dan mencetak 2 gol ketika pertandingan baru berjalan selama 19 menit.
Amati Perkembangan Seputar Axel Disasi
Menurut penuturan pengamat, sudah tidak terelakkan lagi kalau Axel Disasi akan segera mengakhiri perjalanannya bersama West Ham United. Tidak ada alasan dia akan memperpanjang kontraknya disana di akhir musim sekarang. Pesona mereka sudah terlalu redup ketika tim ini gagal memastikan nama mereka akan masih tetap tercatat sebagai peserta EPL musim depan.
Situasi yang dihadapi West Ham semakin buruk ketika mereka secara kontrak tidak memiliki opsi atau kewajiban untuk mengalihkan status pemain kelahiran Perancis ini menjadi pemain permanen. Situasi legal ini berarti kalau dia akan paling tidak untuk sementara waktu kembali ke tim induknya di Stamford Bridge. Hanya saja, informasi lain yang kami peroleh mengindikasikan kalau Chelsea mungkin tidak akan memberinya sambutan hangat. Perubahan besar sudah terjadi dalam tubuh mereka, terutama setelah Xabi Alonso dipastikan akan menjadi pelatih baru. Perubahan ini tidak akan menyisakan tempat bagi Axel Disasi untuk mendapatkan peran dalamtim utama mereka untuk musim depan. Akibatnya, hanya beberapa saat setelah pulang dari West Ham, dia akan menyadari kalau opsi terbaik untuk saat ini adalah mencari tim lain yang berminat untuk merekrutnya secara permanen.
Mungkin rencana ini tidak akan terlalu sulit. Jam terbangnya memang masih sangat terbatas. Tapi sudah ada beberapa tim yang terpincut dengan potensinya. Ada beberapa tim dari Inggris yang percaya kalau pos bek tengah mereka akan lebih baik dengan bantuannya. Leeds United dan Daniel Farke termasuk yang tertairk dengan rencana ini. Tim yang bermarkas di Elland Road ini baru-baru ini disebut mempertimbangkan rencana untuk segera mendatangkan pemain The Blues ini untuk musim panas nanti. Sebenarnya mereka sudah punay rencana yang sama di bulan Januari. Tapi akhirnya penawaran yang mereka berikan kalah menarik dari yang dilakukan West Ham. Tapi sayang keputusan ini justru menjadi bumerang ketika West Ham harus tersingkir ke kasta kedua.
Setelah menggunakan perubahan taktis ke formasi 5-3-2, Leeds United sekarang sangat bergantung pada beberapa pemain untuk bisa membangun lini bek tengah yang kuat dan solid. Sayang harapan mereka untuk bisa mempertahankan gawang sebersih mungkin dari serangan lawan terkendala dengan situasi pemain mereka yang kurang ideal. Bek mereka, Sebastian Bornauw, seorang pemain asal Belgia diprediksi akan segera meninggalkan mereka. Jam terbang yang minim di Leeds membuatnya berharap bisa menemukan tim lain yang bisa memberikan penawaran lebih baik. Sedangkan pemain yang lain, Pascal Struijk yang sering ditempatkan sebagai bek kunci juga menarik perhatian dari Aston Villa dan Tottenham Hotspur.
Bagi Leeds, situasi ini hanya berarti satu hal. Mereka harus berusaha sesegera mungkin untuk bisa mendapatkan pemain yang bisa mengisi kekosongan ini. Mereka berharap kalau Axel Disasi akan bersedia meminjamkan tenaga dan pengalamannya untuk membangun tim ini. Memang dengan situasi mereka sekarang, akan jauh lebih masuk akal kalau mereka tidak akan bisa melanjutkan proyek ini dengan hanya bergantung pada satu pemain. Paling tidak mereka membutuhkan 3 orang dengan kemampuan setara untuk bisa mengatasi masalah menahun ini.
fun88 fun88