Sheffield Wednesday menjadi topik pemberitaan hangat beberapa media. Tapi bukan karena keberhasilan mereka. Banyak media olahraga Eropa menyorot tim ini bukan karena mereka berhasil mencetak prestasi atau pemainnya dilirik tim-tim besar elite. Banyak media menyorot tim ini setelah mereka dipastikan tersingkir dari Championship. Sorotan media terjadi karena kekalahan ini membuat mereka memecahkan rekor yang sebelumnya bertahan selama 24 tahun.
Noda untuk Sheffield Wednesday
Noda hitam menjadi warna tak diinginkan dalam buku perjalanan Sheffield Wednesday. Tim ini tak bisa berkata apa-apa kepada penggemar mereka setelah mencapai rekor yang sama sekali tidak diinginkan oleh tim manapun, bukan hanya mereka saja. Tim ini mencatatkan noda hitam untuk perjalanan mereka dan sekaligus sejarah sepakbola Inggris pada waktu lalu. Babak memalukan dalam perjalanan karir mereka dalam kompetisi domestik Inggris terjadi ketika tim Burung Hantu dipastikan tersingkir dari tempat mereka di Championship. Hasil ini tidak bisa mereka hindari setelah mereka kalah dari rival berat mereka, Sheffield United. Tim ini sebenarnya sempat berusaha untuk melakukan serangan balik. Tapi satu gol yang mereka dapatkan tidak bisa menghalau laju dari lawannya sampai akhir pertandingan. Akibatnya, rival mereka didaulat sebagia pemenang dalam pertandingan ini.
Pemain asuhan Henrik Pederson menjalani pertandingan di Bramall Lane ini dengan posisi yang berat. Jumlah poin mereka di Championship dengan lawan di kesempatan ini berada di angka minus 7. Jumlah poin yang tidak biasa ini harus mereka hadapi sebagai dampak dari sanksi yang mereka terima dari otoritas UEFA. Tim ini mendapatkan pengurangan sampai 18 poin setelah didakwa melakukan pelanggaran administrasi dan dilanjutkan dengan pelanggaran tentang keuangan.
Sebenarnya, banyak pengamat beranggapan kalau kepastian tentang mereka tersingkir dari Championship sudah tinggal menunggu waktu. Pertandingan melawan Sheffield United di hari Minggu lalu hanya menjadi formalitas belaka. Tim yang sekarang harus berjuang mati-matian di Liga Satu ini harus tumbang berkat 2 gol yang dicetak lawan mereka. Harrison Burrow dan Patrick Bamford berhasil mencetak gol manis untuk Sheffield United. Walau gagal mencetak tambahan gol, tapi dua gol ini sudah cukup untuk memastikan mereka yang mendapat 3 poin dan bukannya rivalnya.
Kartu Merah untuk Pemain Sheffield Wednesday
Situasi yang dihadapi Sheffield Wednesday sebenarnya sempat membaik. Keputusan wasit untuk memberikan kartu merah kepada Kalvin Phillips sempat membuat mereka punya harapan untuk bangkit. Pelanggaran serius menjadi alasan wasit untuk memberikan kartu merah kepada pemain dari rival mereka. Penggemar mereka sempat bersorak ketika Charlie McNeill berhasil menjadi sosok penghibur dalam pertandingan ini. Dia berhasil mencetak gol tunggal bagi mereka. Sayang, meski gol ini berhasil memangkas selisih poin dua tim menjadi setengah, mereka tidak mampu mengubah posisi akhir kedua tim ketika pertandingan selesai. Gol ini tercipta tidak lama setelah pemain pinjaman dari Manchester City tadi diputuskan untuk keluar dari pertandingan.
Penggemar semakin dibuat merasa kecewa dalam pertandingan ini setelah mereka melihat Gabriel Otegbayo juga harus keluar dari pertadningan. DIa harus keluar dari pertandingan di perpanjangan waktu babak kedua. Situasi yang semakin buruk semakin menjadi bukti pasti kalau semua harapan bagi Sheffield Wednesday untuk bisa bangkit dalam pertandingan ini dan merebut poin menjadi sebatas mimpi.
Tersingkir dari Championship
Para pemain Sheffield United sebenarnya juga sempat beberapa kali berbuat kesalahan. Mereka melewatkan kesempatan untuk mencetak beberapa gol tambahan yang seharusnya bisa membuat pertandingan ini berakhir dengan jumlah gol yang lebih banyak. Tapi dua gol yang mereka dapatkan sudah cukup untuk memastikan kalau rivalnya akan turun ke kasta kompetisi yang lebih rendah. Berbeda dengan rival mereeka yang harus tersungkur dalam, Sheffield United masih punya banyak kesempatan untuk meningkatkan jumlah poin mereka. Sampai sekarang, timi ni masih punya 13 pertandingan lagi untuk memaksimalkan jumlah pin mereka.
Hasil dari pertandingan ini menjadi mimpi kelam bagi semua pemain dan penggemar Sheffield Wednesday. Hasil ini membuat mereka sudah dipastikan tidak akan lanjut di Championship untuk musim depan. Mereka harus kembali berjuang dari awal di Liga Satu. Hasil buruk ini juga memastikan kalau tim ini menyandang status sebagai tim yang paling cepat tersingkir dalam sejarah kejuaraan sepakbola Inggris. Predikat buruk ini disematkan kepada mereka karena tim ini menjadi yang pertama tersingkir dari sebuah kejuaraan Inggris di bulan kedua dari awal tahun.
Setelah gagal mendapatkan tambahan poin dari rival mereka, Burung Hantu masih punya total 39 poin lagi yang bisa mereka dapatkan. Tapi situasi poin -7 yang mereka hadapi sekarang membuat tim ini harus berjuang ekstra keras paling tidak untuk mengeluarkan diri dari jebakan angka minus yang menghantui mereka. Dekat dengan posisi mereka, ada Bromwich Albion yang berada persis di luar zona degradasi. Tapi posisi mereka masih jauh lebih baik dengan 41 poin lebih banyak.
Dalam skenario terbaik, Sheffield Wednesday bisa menggulingkan Oxford United. Hasil ini akan membuat mereka terhindar dari menempati peringkat terbawah klasemen Championship. Tapi menurut kami, peluang hal semacam ini terjadi sangat tipis karena mereka sampai sekarang dipisahkan 36 poin dari lawannya yang berada di peringkat 23 klaemen di turnamen yang sama.
Situasi yang mereka hadapi sekarang membuat tim ini tidak punya banyak pilihan. Mereka harus bisa menang maksimal di semua pertandingan tersisa. Setelah status merkea dipastikan setelah melawan Sheffield United, mereka harus bersiap untuk pertandingan di hari Rabu untuk melawan Norwich City. Kemudian, mereka sudah dijadwalkan untuk mengadu kemampuan dengan menjamu Southampton di HIllsborough pada hari Sabtu yang akan datang.
Bagi Sheffield Wednesday, titik kritis yang mereka hadapi sekarang membuat Burung Hantu memecahkan rekor sebelumnya yang sudah bertahan 24 tahun dengan menjadi tim paling cepat setelah periode perang mengalami demosi di kejuaraan Inggris. Sebelumnya, rekor ini dipegang oleh Stockport County.
Di musim 2001/02 yang lewat, Stockport terpaksa tersingkir dari Divisi Satu pada 16 Maret. Mereka tersingkir beberapa minggu sebelum rekor demosi tercepat sebelumnya. Derby County kemudian memegang rekor ini ketika nasib buruk mereka di musim 2007/08 dipastikan pada tanggal 29 Maret. Rekor ini hanya selisih 1 hari dengan Huddersfield Town di musim 2018/19 saat mereka tersingkir.
Di musim lalu, Southampton sempat mencetak rekor baru dengan mencetak tim yang paling cepat tersingkir dari Liga Primer dalam hal sisa pertandingan. Mereka bertahan sampai 6 April sebelum kemudian dipastikan harus kembali menjadi penghuni Championship.
fun88 fun88