Liverpool terus berusaha memanfaatkan waktu yang mereka miliki untuk membangun tim ideal. Dari kacamata mereka, bulan Januari menjadi langkah penting pertama untuk mewujudkan harapan besar ini. Beberapa nama sudah dari beberapa waktu lalu mereka targetkan untuk segera mendapat status sebagai pemain baru mereka. Tapi The Reds juga tidak menutup diri dengan kemungkinan untuk melepaskan beberapa pemain, apalagi jika pemain ini sudah menarik perhatian dari beberapa tim. Nama Federico Chiesa menjadi topik pemberitaan beberapa waktu terakhir setelah mantan timnya, Juventus, menjalin pembicaraan dengan Liverpool. Tapi pengamat beranggapan kalau kesepakatan ini hanya akan terwujud jika satu faktor penting terpenuhi.
Juventus Tertarik Panggil Kembali Federico Chiesa
Juventus mencoba mengambil langkah yang kurang umum untuk bulan Januari ini. Di saat banyak tim lain mencoba menggali tempat-tempat baru untuk mendapatkan bakat yang mereka perlukan, tim dari tanah Italia ini justru tertarik dengan bakat yang pernah bergabung dengan mereka di masa lalu. Daripada mengerahkan tenaga untuk mencari pemain yang mereka perlukan di tempat lain, mereka menganggap pribadi Federico Chiesa menjadi bantuan yang mereka perlukan dan sesuai dengan kndisi mereka saat ini.
Menilik catatan perjalanannya, pemain yang sudah menginjak angka 28 tahun ini bergabung dengan The Reds pada musim panas tahun 2024. The Reds waktu itu tak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Mereka hanya perlu mengeluarkan dana 12 juta poundsterling untuk mendapatkannya di musim panas. Tapi sayangnya, keputusan mereka untuk mengalihkannya dari Juventus terbukti bukan keputusan terbaik yang mereka buat. Dari hari pertama bergabung, pemain ini dianggap gagal memberikan permainan di level yang mereka ekspektasikan di awal.
Dilema Federico Chiesa di Liverpool
Federico Chiesa harus berhadapan dengan masalah cedera yang tidak hanya terjadi sekali. Padahal dia memainkan peran besar di sana. Dia memainkan peran kunci ketika Liverpool berhasil memuaskan dahaga gelar mereka di musim lalu. Berkat permainannya dan semua pemain The Reds yang lain, mereka berhasil mengangkat trofi pemenang Liga Primer Inggris di tahun 2024 silam. Perannya semakin disorot. Meski hanya mendapatkan 6 kali kesempatan untuk bertanding di kompetisi elite, dia berhasil memberikan dampak signifikan atas permainan mereka.
Kinerjanya yang gemilang membuat banyak penggemar The Reds menaruh hati kepada pemain ini. Tapi mereka juga harus berhadapan dengan dilema ketika pemain ini justru harus berjuang keras semata untuk mendapatkan jam terbang yang lebih banyak. Ada 15 pertandingan yang mencatutkan namanya sebagai skuad The Reds. Tapi hanya ada 1 pertandingan dari semua 15 kesempatan ini yang diawalinya langsung dari menit pertama. Sedangkan untuk kompetisi Liga Champions, pemain ini tak pernah sekalipun bergabung dengan tim utama. Dia hanya pernah mewarnai pertandingan mereka dalam kapasitas sebagai pemain pengganti. Ada 3 pertandingan yang dijalaninya dalam kapsitas ini.
Di tengah absen dari Mohamed Salah, yang harus kembali ke negara asalnya untuk menjalani AFCON, dan masalah cedera yang dialami oleh Hugo Ekitike dan Alexander Isak, Federico Chiesa kembali memainkan perannya sebagai pemain pengganti saat pertandingan mereka di akhir miinggu lalu. Pertandingan yang mempertemukan mereka dengan Fulham akhir minggu lalu tak berakhir dengan cukup baik. Mereka memang berhasil mencetak 2 gol dalam pertandingan ini. Tapi dengan rival mereka yang juga berhasil mencetak gol dengan jumlah yang sama, tim ini terpaksa harus pulang dengan berbagi jumlah poin yang sama.
Bagi Juventus, mereka harus memperhatikan dengan serius semua informasi penting tentang pemain ini. Mendapatkan mantan pemain striker mereka ini tidak akan mudah. Mereka harus mempertimbangkan kontraknya yang masih akan terus berjalan di Anfield sampai akhir Juni 2028. Tapi frekuensi bertanding yang semakin minim dengan tidak ada tanda-tanda berubah membuat muncul spekulasi liar tentang pemain ini. Tapi banyak pengamat beranggapan kalaupun transfer ini benar-benar terwujud, sangat kecil kemungkinan bulan Januari akan menjadi momennya.
Semua Tergantung Keputusan Liverpool
Menurut perkembangan terkini, Juventus tak terlalu terganggu dengan perkembangan situasi seperti ini. Mereka justru telah melakukan kontak resmi dengan Liverpool. Tim asal Italia ini langsung mengutarakan harapan mereka untuk bisa kembali bergabung dengan mantan pemainnya ini. Tak ingin menunggu lama, mereka langsung berharap kalau bulan ini bisa menjadi momen penentuan yang sudah ditunggu.
Tim raksasa asal Italia ini disebut memandang sosok Federico Chiesa sebagai jawaban yang mereka perlukan. Mereka sedang mencari pemain depan yang bisa meningkatkan mesin tempur mereka. Untuk sekarang, mereka berharap untuk bisa mendapatkan setidanya satu orang pemain gelandang dan depan, pos yang bisa dengan mudah diisi oleh pemain Liverpool ini.
Sebenarnya, Federico Chiesa sangat terbuka dan menyambut peluang untuk kembali ke Turin. Tapi dia juga paham kalau faktor penentu kesepakatan ini tidak hanya menyangkut dirinya. Semua kesepakatan tentang trasnfer akan ditentukan pada keputusan Liverpool. Tim ini harus menentukan jika mereka harus memberikan jalan bagi pemain ini untuk pergi dari mereka. Sampai sekarang mereka masih belum bisa menemukan ruang yang tepat bagi pemain ini untuk bertanding. Mempertahankannya memang bisa menjadi solusi untuk memiliki lebih banyak pemain cadangan. Tapi mempertahankan pemain dengan skenario seperti ini juga akan memberi dampak pada keuangan tim.
Slot mungkin akan cukup enggan untuk berpisah dengan pemain ini untuk sekarang. Liverpool masih butuh semua pemain yang mereka miliki untuk memastikan pos terdepan tak tumpul. Liverpool harus memastikan kalau kondisi Alexander Isak yang harus lama menghuni bangku pemain cadangan tidak akan memberi dampak besar pada permainan dan peluang menang mereka. Memang, Hugo Ekitike akan segera kembali dan Mohamed Salah juga akan pulang ke markas mereka sebelum akhir bulan, tapi dalam periode yang ada, mereka akan terjebak dalam situasi minim bantuan pemain senior.
Media olahraga asaItalia mengklaim kalau Juventus awalnya lebih mengutamakan opsi pinjaman sementara untuk mantan pemainnya ini. Tapi belakangan mereka mulai meningkatkan strateginya. Tim ini akhirnya mantap menyebut kalau mereka akan sangat tertarik untuk mempelajari skema transfer dengan pola permanen. Dari kacamata Federico Chiesa, pemain ini mungkin akan lebih memilih untuk mengasah karirnya di Anfield. Tapi dia tak bisa mengelak satu fakta penting lain kalau bergabung dengan Juventus dan bekerja di bawah arahan mantan pelatih timans Italia, Luciano Spaletti, mungkin menjadi jalur karir yang dinantinya selama ini, tapi belum bisa didapatkan di Liverpool. Sejak Spaletti menyandingkan kemampuannya dengan bintang tenis, Jannik Sinner, sepertinya Juventus siap untuk langsung memberikannya porsi besar jika mau reuni dengan mereka.
fun88 fun88