Enzo Maresca berhasil mengambil perhatian dari khalayak luas dengan keputusannya untuk meninggalkan peran penting di Chelsea. Pria yang tadinya dipercaya untuk mengatur strategi bermain The Blues ini memilih untuk meninggalkan peran penting yang dipercayakan kepadanya. Kabar ini menjadi semakin mengejutkan karena diambil baru-baru ini, ketika tim ini seharusnya memusatkan semua perhatian mereka pada upaya untuk memperkuat kualitas pemain. Tapi mereka sekarang juga harus dihadapkan pada tugas yang tak kalah penting untuk mencari pelatih baru. Sejak kabar tentang kepergian Enzo Maresca menyeruak, beberapa nama muncul sebagai kandidat unggul untuk meneruskan tugasnya. Banyak penggemar dan pengamat beranggapan kalau dari semua nama yang muncul, sosok Liam Rosenior dianggap paling memungkinkan untuk mendapatkan tugas penting ini.
Chelsea dan Liam Rosenior
Chelsea tampaknya telah menjalin pembicaraan untuk bisa mendapatkan sosok baru untuk mengisi peran sebagai pelatih baru mereka. Sempat beredar beberapa nama yang diyakini terlibat dalam proses pembicaraan ini. Tapi dari perkembangan terakhir disebutkan kalau pada akhirnya Stamford Bridge memilih Liam Rosenior sebagai pria yang paling mereka percayai untuk tugas penting ini. Pihak Stamford Bridge dan calon pelatih baru mereka ini bahkan dikabarkan sudah mencapai pembicaraan tingkat lanjut tentang peran yang akan mereka serahkan ini. Hanya saja, proses yang panjang ini tetap masih terikat dengan risiko. Pembicaraan ini bisa saja berakhir dengan kegagalan.
The Blues akan berhadapan dengan Manchester City dalam sebuah pertandingan yang akan dilaksanakan pada hari Minggu yang akan datang. Dua tim besar ini akan menghadapi pertandingan yang digelar di Liga Primer. Bagi Chelsea yang baru saja kehilangan Enzo Maresca yang memilih untuk pergi secara mendadak, pertandingan ini akan mereka jalani dengan pelatih sementara. Calum McFarlane menjadi nama yang mereka percaya untuk menjalankan tugas ini sampai tim berhasil mendapatkan nama definitif untuk mnejalankan tugas ini. Pria ini mungkin tak banyak dikenal oleh publik. Tapi dewan direksi memilih untuk memanggilnya dari tugasnya di tim U21 mereka untuk mengelola tim senior pria sebelum mereka bisa mendapatkan nama baru untuk mendapatkan tugas sebagai pelatih permanen.
Perjalanan Enzo Maresca
Kabar tentang Chelsea memang sukses membuat publik terguncang. Mantan pelatih The Blues ini memilih untuk meninggalkan tugasnya di sana setelah relasinya dengan direksi tim berkembang ke arah yang tidak dapat diperbaiki lagi. Beberapa pihak beranggapan kalau hal ini terjadi sebagai akibat dari friksi yang telah terjadi sekian lama antara mantan pelatih The Blues ini dengan petinggi mereka. Dukungan minim dari dewan direksi kepada pelatih ini membuat dirinya mantap untuk tidak lagi meneruskan tugas di sana.
Mantan pelatih The Blues ini sebelumnya merujuk kepada 48 jam terburuk dalam perjalanannya sebagai pelatih. Ungkapan ini disampaikannya setelah kemenangan emreka dari Everton. Dia juga tidak melakukan wawancara dengan pers sebelum pertandingan seperti yang biasa dia lakukan setelah pertandingan di minggu lalu yang mereka akhiri dengan status imbang dengan Bournemouth. Waktu itu., dia mengklaim sedang sakit sehingga tidak bisa melakukan kebiasaan ini.
Liam Rosenior berkembang menjadi kandidat yang paling diunggulkan untuk menerusan tugas penting di Stamford Bridge ini. Banyak orang menerka-nerka alasan di balik perkembangan yang terbilang cukup cepat ini. Banyak pengamat mengaitkannay dengan relasi erat yang dimiliki pria berusia 331 tahun ini dengan BlueCo. Prestasinya saat masih mengelola Strasbourg, tim yang masih satu grup dengan Chelsea, diyakini turut berkontribusi dalam melesatnya namanya dalam kandidasi pemilihan pelatih baru The Blues.
Perkembangan Negosiasi dengan Liam Rosenior
Menurut informasi dari jurnalis Seru88 link, pembicaraan antara Liam Rosenior dan pemegang kekuasaan di Chelsea berkembang dengan cukup baik. Kedua pihak dalam pembicaraan ini bahkan disebut telah mencapai fase pembicaraan tingkat lanjut.
Hanya saja, akan dibutuhkan atau hal yang luar biasa untuk bisa membatalkan penunjukan Liam Rosenior menjadi pelatih selanjutnya dari Chelsea yang bisa saja terjadi dalam hitungan beberapa hari atau minggu yang akan datang. Hanya saja masih ada peluang kecil kalau pembicaraan ini bisa saja batal.
Pria ini sebenarnya masih terikat dengan Strasbourg yang seharusnya akan masih berjalan sampai 2 musim yang akan datang. Kepergiannya ke London barat seandainya terjadi juga akan tergantung dari keputusan dan keberhasilan tim asal Liga 1 Perancis ini untuk mendapatkan pelatih pengganti dalam waktu yang tepat.
Ada juga laporan lain yang menyebutkan kalau presiden Strasbourg bisa saja mengundurkan diri dari posisinya seandainya pelatih mereka ini dikudeta oleh Chelsea. Keputusan mendadak dari perusahaan pemilik klub ditengarai menjadi salah satu faktor yang mendorongnya merasa kecewa luar biasa dengan mereka. Relasi ini mulai retak sejak pihak pemilik klub tidak mendukung langkah mereka untuk mendatangkan Behdad Eghbali.
Sebagai informasi awal, calon pelatih The Blues ini sempat membina Hull City dan Derby Bounty sebelum mejadi pelatih Strasbourg di tahun 2024. Di bawah kepemimpinannya, dia berhasil membawa ditm ini ke Liga Konferensi Eropa untuk pertama kalinya. Total terdapat 62 pertandingan yang dipercayakan kepada pelatih ini dan 32 di antaranya berhasil mereka menangkan.
Semua tanda yang ada sekarang mengarah kepada penunjukan Liam Rosenior sebagai pelatih pengganti Enzo Maresca. Tapi jika kesepakatan ini gagal terwujud, maka relasi antara Blue Co dengan Strasbourg akan benar-benar hancur. Chelsea mungkin harus mencari lokasi lain untuk bisa menemukan pria yang mereka butuhkan. Pelatih asal Bournemouth, Andoni Iraola, dan Oliver Glasner dari Crystal Palace adalah 2 sosok yang cukup dikagumi oleh cukup banyak klub. Oliver Glasner secara khusus disorot karena berpotensi meninggalkan Crystal Palace di akhir musim. Dukungan yang minim dari petinggi klub atas aktivitas mereka di bursa transfer menjadi salah satu pendorong keputusannya untuk pergi dari markas mereka.
Chelsea mungkin belum siap untuk menanti sampai musim panas untuk bisa mendapatkan pelatih pengganti permanen yang baru. Mereka mungkin harus berhadapan dengan tugas yang sulit untuk mencoba menegosiasi kehadiran pelatih baru di pertengahan musim jika memang mereka hanya bisa menggantungkan diri pada pelatih kelahiran Austria ini. Sebenarnya, masih ada beberapa nama yang bisa mereka pertimbangkan untuk tugas ini. Mantan pelatih Barcelona, Xavi Hernandes, dan mantan pelatih tim nasional Inggris, Gareth Southgate, menjadi beberapa nama yang saat ini tersedia untuk mendapatkan penugasan ini. Tapi akan cukup mengejutkan jika tugas penting ini diberikan kepada dua pemain ini karena alasan tertentu.
fun88 fun88