Pemain Arsenal, Pablo Mari, Jadi Korban Serangan di Milan

Pemain bertahan Arsenal, Pablo Mari, mengatakan dirinya beruntung bisa selamat. Keberuntungan itu ia dapatkan setelah dirinya menjadi target serangan penusukan yang terjadi di sebuah pusat perbelanjaan grosir di kota Milan, Italia.

Pasang Taruhan Anda di Fun88 Sekarang

Keadaan Sang Pemain Arsenal

Sang pemain berdarah Spanyol berumur 29 tahunt ersebut saat ini berstatus pemain pinjaman selama semusim penuh di Monza. Akibat penusukan tersebut, dirinya akan menjalani waktu pemulihan selama kurang lebih 2 – 3 hari ke depan di rumah sakit di kota Niguarda di Italia. Tindakan operasinya sendiri sudah dilakukan oleh pihak klub Seri A Italia tersebut dan berhasil mengatasi cedera di bagian otot leher sang pemain.

Mari, yang kini dipastikan absen untuk setidaknya 2 bulan ke depan, menjadi 1 daari 6 orang korban dalam insiden serangan tersebut. Insiden penusukan yang menggunakakan pisau oleh pelaku terjadi di pusat perbelanjaan grosir Carrefour di Assago, di pinggiran kota MIlan, pada hari Kamis malam waktu setempat. Alexandre Bompard, ketua dan kepala eksekutif rantai usaha Carrefour, menyampaikan berita terkait insiden ini di akun media sosial Twitter miliknya. Ia mengatakan bahwa satu dari empat karyawan mereka menjadi korban meninggal akibat cedera dari penyerangan tersebut.

Kronologi Peristiwa yang Menyerang Sang Pemain Arsenal

Pemain Arsenal tersebut kemudian memberikan pernyataannya kepada salah satu media olahraga lokal. Ia mengatakan bahwa dirinay merasa bersyukur karena begitu beruntung bisa selamat dari peristiwa tersebut. Apalagi ia menyaksikan langsung salah satu korban meninggal di hadapannya pada insiden tersebut.

Media olahraga di negara tersebut melaporkan bahwa pada hari kejadian, pemain Arsenal tersebut sedang berbelanja dengan istri dan anaknya yang berada di keranjang belanja. Ia kemudian merasa sakit di bagian lehernya sebelum berpaling untuk melihat sang pelaku menyerang salah satu korban di bagian leher. Pihak kepolisian setempat kemudian berhasil menangkap sang pelaku yang diketahui merupakan seorang pria berumur 46 tahun. Pihak kepolisian juga menyampaikan bahwa kemungkinan motif terorisme sebagai penggerak peristiwa tersebut dipastikan tidak ditemukan. Namun, sang pelaku diketahui memiliki masalah kejiwaan yang ditengarai menjadi sebab kejadian tersebut.

Sudah Mendapatkan Perawatan

Situs link alternatif Fun88 melaporkan bahwa tim tenaga medis yang terdiri dari spesialis bedah umum dan trauma dari rumah sakit Niguarda di Milan telah melakukan tindakan operasi kepada sang pemain. Tindakan tersebut diambil untuk merekonstruksi 2 otot cedera yang terdapat di bagian leher pemain Arsenal tersebut.

Operasi berjalan dengan lancar dan istirahat di rumah sakit selama 2 – 3 hari ke depan seharusnya akan membantu pemulihan sang pemain. Setelah keluar dari rumah sakit, dirinya akan menjalani proses rehabilitasi. Jenis cedera otot yang dialaminya dari insiden tersebut biasanya membutuhkan waktu istirahat selama 2 bulan sebelum seorang pemain bisa melanjutkan aktivitas fisik biasanya.

Presiden Monza, Adriano Galliani, yang mengunjungi Mari bersama dengan kepala pelatih, Raffaele Palladino, setelah mendengar insident ersebut, meminta pihak Seri A untuk menunda jadwal pertemuan mereka dengan Bologna. Ia mengatakan permintaan tersebut diajukan karena para pemainnya terkejut dengan kejadian tersebut.

About fun88team

Seorang pencari informasi kecil di dunia maya, berharap bisa menemukan informasi baru setiap harinya

Check Also

FIFA Puji Cristiano Ronaldo sebagai Pemain Jenius

Asosiasi sepakbola dunia, FIFA, memuji Cristiano Ronaldo sebagai seorang pemain jenius berkat tendangan penaltinya yang …