Tottenham Giatkan Upaya demi Martin Dubravka

Musim 2025/26 menyisakan banyak ruang untuk diperbaiki dan dikembangkan bagi Tottenham Hotspur. Penggemar mereka sepakat kalau musim ini tidak bisa dimasukkan dalam musim yang bisa mereka banggakan. Tapi semua kesalahan dan kegagalan mereka pada musim ini justru menjadi modal yang berharga untuk bisa menentukan kriteria pemain yang harus mereka incar untuk musim panas. Dengan penunjukan Roberto de Zerbi sebagai pelatih baru, Spurs percaya kalau mereka sudah menemukan beberapa nama yang akan memainkan peran penting dalam perbaikan tim di masa mendatang. Pengalaman yang dimiliki Martin Dubravka masuk dalam pertimbangan mereka untuk mendukung proyek ini.

Menaruh Harap pada Martin Dubravka

Tottenham Hotspur sudah menetapkan langkah mereka untuk menghadapi persaingan di musim yang baru. Nama-nama sudah masuk dalam kantong mereka untuk dijajaki sebagai calon pemain baru, bersamaan dengan harapan baru yang dimiliki tim ini. Dari beberapa nama yang sedang mereka jajaki, tim ini sedang mempelajari dengan serius pemain Newcastle United, Martin Dubravka, untuk segera menjadi pemain baru. Minat mereka semakin bertambah karena untuk tahun ini, ada peluang mereka bisa mendapatkannya secara cuma-cuma. Hal ini dipicu dengan status kontraknya disana yang akan segera berakhir, tapi sampai sekarang belum mendapat perpanjangan sama sekali dari timnya.

Newcastle United sekarang menjadi sasaran Tottenham Hotspur. Setelah menyisir semua pemain mereka, Spurs terpincut dengan profil Martin Dubravka. Pemain ini diketahui memilih untuk bergabung dengan Newcastle United di bulan Januari 2018. Sebelumnya, dia sempat menimba pengalaman sebagai pemain di Sparta Prague. Perjalanannya bersama Newcastle tidak langsung terjadi secara permanen. Dia lebih dulu bertugas disana untuk periode 1 musim. Baru kemudian, setelah kesepakatan tercapai antara dua klub, statusnya berubah disana menjadi permanen.

Kiprah di Newcastle United

Bagi penggemar Newcastle United, mereka sudah tidak asing lagi dengan pemain tadi. Sebagai bagian dari mereka, kiper kelahiran Slovakia ini telah menjalani 179 peratndingan bersama Magpies. Ratusan pertandingan ini masuk dalam riwayat pertandingannya setelah menjalani periode 7 tahun bersama mereka. Tapi kemudian, perjalanan mereka berakhir. Setelah menjalani ratusan pertandingan ini, sang kiper memilih untuk pindah haluan. Setelah kontraknya berakhir tanpa ada kabar perpanjangan, pemain ini memilih untuk bergabung ke Burnley.

Di tengah kebutuhan mereka untuk bersaing di Liga Inggris, Burnley menerima kesempatan ini dengan tangan terbuka. Mereka menerimanya di tengah-tengah tim tanpa harus mengeluarkan biaya sama sekali alias memanfaatkan statusnya yang bebas transfer. Sejak bergabung dengan mereka, kiper ini telah menjaga gawang mereka di 35 pertandingan. Tapi seperti yang terjadi sebelumnya, sekarang penjaga gawang ini berpeluang untuk segera berpindah ke tempat yang baru. Sepertinya Burnley masih belum puas dengan permainannya. Kontraknya disana akan segera berakhir dan seperti sebelumnya, kali ini juga tidak ada tanda-tanda kontraknya akan diperbarui disana. Dari yang kami pelajari, ada beberapa tim yang mulai menaruh perhatian pada kemampuannya. Disini, nama Tottenham Hotspur muncul sebagai salah satu kandidat yang bisa memanfaatkan pengalaman dan kemampuannya di tengah mistar gawang.

Lanjutkan Negosiasi demi Martin Dubravka

Menurut penuturan sumber dari Seru88 Indonesia, Spurs sudah mulai melakukan pembicaraan dengan Burnley dari beerapa waktu yang lalu. Sekarang, mereka sudah berada di tahap lanjut tentang negosiasi ini. Tapi di tahap ini, masih ada banyak hal yang perlu mereka bahas sebelum bisa mendapat lampu hijau dari Bunrley untuk memindahkan kiper berusia 37 tahun ini ke markas mereka di Stadion Tottenham Hotspur. Seperti klub-klub yang lain, mereka berusaha keras untuk bisa memastikan agar proyek ini dapat terwujud sebelum akhir musim panas.

Ada alasan tertentu yang mendorong Spurs untuk gencar mengejar target ini. Mereka sedang mencari bala bantuan untuk memperkuat baris terakhir pertahanan mereka. Di samping itu, mereka juga sedang mencari tambahan penjaga gawang. Tambahan ini tidak hanya untuk menambah persaingan dengan Antonin Kinsky, kiper mereka sekarang, tapi juga untuk meningkatkan kualitas di sektor ini secara keseluruhan.

Kebutuhan mereka semakin bertambah setelah mereka menyadari kalau kiper utamanya, Guglielmo Vicario, mungkin tidak akan bertahan. Ada beberapa rumor yang menyebut kalau dia akan segera meninggalkan klub di musim panas ini. Ada beberapa klub yang menganggap permainannya bersama Spurs sudah layak untuk diberi kesempatan bermain di level yang lebih tinggi.

Selain Martin Dubravka, ada beberapa nama lain yang masuk dalam target pencarian Spurs. Ada Brandon Austin dari akademi mereka sendiri yang juga diproyeksikan untuk segera bergabung. Kalau rencana ini mereka tempuh, dia bisa saja menjadi opsi cadangan yang tepat, terlebih kalau Vicario benar-benar akan memutus kontraknya di Stadion Tottenham Hotspur.

Musim yang akan datang akan menjadi momen kritis bagi Tottenham Hotspur. Musim ini akan menjadi pembuktian bagi mereka kalau semua yang dilakukan di sepanjang bursa sudah menjadi langkah yang tepat. Setelah sempat nyaris tersingkir dari Liga Inggris pad amusim lalu, Spurs memang menggunakan kesempatan panjang ini sebagai momen untuk melakukan koreksi diri. Mereka bergerak dengan agresif dari hari pertama bursa dimulai. Upaya ini membuahkan hasil. Mereka sudah dipastikan akan mendapatkan dua pemain baru. Marcos Senesi dan Andrew Robertson sudah setuju untuk bergabung dengan mereka. Proses transfer dua pemain ini terbilang cepat karena statusnya yang sama: tidak terikat klub tertentu alias bebas transfer.

Tak hanya mengincar pemain yang tersedia dengan cuma-cuma, klub asal London utara ini juga telah mencapai kesepakatan dengan Jan Paul van Hecke. Negosiasi berbuah hasil setelah dua tim sepakat di angka 52 juta poundsterling. Menghadirkannya sebagai pemain baru mereka selaras dengan rencana Roberto de Zerbi sebagai pelatih baru. Sejak kehadirannya, dia memang berencana untuk merombak tim ini besar-besaran untuk mengatasi performa mereka yang merosot tajam di paling tidak 2 musim terakhir.

Tiga pemain yang mereka dapatkan sejauh ini tidak berarti langkah mereka sudah selesai. Spurs masih akan terus berusaha untuk mendapatkan pemain baru. Dari informasi terbaru, mereka sedang berusaha untuk mendapatkan pemain gelandang. Pos ini menjadi prioritas baru mereka di musim panas. Ada beberapa tim dan pemain yang mereka dekati untuk memastikan pos ini terisi dengan orang yang tepat. Sandro Tonali dari Newcastle United masuk dalam kandidat yang mereka pertimbangkan. Tapi Newcastle tidak akan mau melepaskannya begitu saja. Dari proses negosiasi, terungkap kalau mereka meminta Spurs untuk membayar paling tidak 100 juta poundsterling kalau benar ingin rencana ini terwujud.

Selain bagian tengah, masih ada beberapa bagian lain yang menjadi perhatian Spurs di musim panas ini. Mereka juga ingin memperkuat bagian kiri dan kanan. Ada beberapa pemain yang mereka incar, seperti Savinho dengan pengalamannya di Manchester City. Tapi meski mereka sudah melakukan negosiasi dengan Cityzens, sampai sekarang belum ada perkembangan berarti.

About fun88team

Seorang pencari informasi kecil di dunia maya, berharap bisa menemukan informasi baru setiap harinya