Penggemar Wolves harus menahan nafas ketika menyaksikan kenyataan pahit di musim lalu. Tim yang mereka banggakan tidak bisa bertahan di Liga Primer. Semua pemain harus bekerja mati-matian, berharap bisa mempertahankan tempat mereka di klasemen. Tapi sampai musim selesai, situasi mereka tidak berubah. Wolves harus menelan kenyataan pahit. Setelah menjadi penghuni Liga Primer selama beberapa musim, mereka akhirnya harus pasrah ketika dipaksa kembali pulang ke Championship. Penggemar menjadi kecewa dan mereka terpaksa tak bisa memberi alasan yang kuat untuk beberapa pemain untuk bertahan. Tapi yang jelas mereka juga tak berencana untuk bertahan lama di sana. Wolves sudah mengatur strategi agar bisa kembali secepat mungkin ke Liga Primer. Menarik sebanyak mungkin pemain berbakat menjadi strategi baru tim ini untuk bisa kembali bangkit. Memanfaatkan periode tengah tahun, mereka sekarang mengincar Jordan Holsgrove untuk segera bergabung.
Wolves Kepincut dengan Jordan Holsgrove
Wolves langsung menggeber mesin mereka setelah tersingkir dari Liga Primer. Tersingkir dari turnamen ini membuat mereka harus rela kehilangan beberapa pemain yang di musim sebelumnya menjadi kunci dari keberhasilan klub. Dampaknya sangat terasa sekarang. Beberapa posisi mengalami kekurangan pemain. Wolves mencoba mengatasinya sekarang dengan mengincar beberapa wajah baru. Untuk bagian tengah, mereka mengincar gelandang Estoril Praia. Dari sana, mereka mengincar Jordan Holsgrove untuk mengatasi kekosongan di bagian tengah.
Tersingkir dari Liga Inggris memang menyisakan banyak pekerjaan rumah yang besar bagi Wolves. Setelah beberapa tahun bertahan di sana dan sekarang harus tersingkir, wajar kalau banyak orang kemudian beranggapan tim ini akan mencoba semua usaha untuk bisa kembali dalam waktu cepat. Mengalihkan sebanyak mungkin pemain dengan kemampuan yang sudah teruji akan menjadi langkah yang paling masuk akal. Tapi yang terjadi sekarang justru sebaliknya. Sampai sekarang, Wolves hanya bisa menarik satu orang pemain untuk bergabung. Sejak Piala Dunia 2026 resmi dimulai, kemudian berhenti dan sampai sekarang, mereka hanya bisa menarik Rafiki Said untuk bergabung.
Tapi jumlah pemain baru mereka akan menyentuh 3 orang kalau menghitung dair awal bursa dimulai. Tapi jumlah ini jauh dari cukup. Banyak penggemar mereka berharap kalau langkah Wolves akan terus bergulir. Mereka berharap akan lebih banyak pemain baru datang dari berbagai tempat. Mereka akan menjadi harapan baru penggemar untuk bisa melihat klub kesayangannya kembali tampil melibas lawan-lawan mereka di Championship dan lantas kembali menjadi utusan ke Liga Inggris.
Masih Butuh Wajah Baru
Penggemar tak henti-hentinya mengusung harapan agar klub kesayangan mereka tidak berhenti mencari wajah baru. Mereka sangat diperlukan sebagai solusi jangka pendek untuk bisa segera mengembalikan klub ini ke kompetisi paling elite untuk tingkat domestik Inggris. Memang, ada harapan baru untuk bisa kembali mengincar target ini. Marshall Munetsi dan Tommy Doyle memang sudah kembali ke tengah-tengah mereka. Dua pemain ini sudah menyelesaikan tugas sementara masing-masing di Paris FC dan Birmingham City. Tapi dua wajah lama ini masih belum cukup untuk membantu mereka mengejar impian yang lebih besar.
Sampai sekarang, kebutuhan mereka untuk tenaga baru masih belum bisa terpenuhi. Wolves masih terus berusaha untuk menambah tenaga baru untuk mengisi pos-pos yang masih kosong atau mengalami kekurangan pemain. Khusus untuk posisi bagian tengah, sudah ada beberapa nama yang mereka yakini akan bisa membnatu perjuangan tim di musim yang baru. Untuk pertengahan tahun sekarang, Wolves cukup percaya diri kalau bantuan ini akan bisa mereka temukan dalam diri Jordan Holsgrove.
Siapa Jordan Holsgrove?
Situasi yang dihadapi oleh Wolves, menurut Seru88 link, memang wajar membuat mereka mengambil langkah seribu. Semua upaya mereka lakukan untuk bisa memastikan tim ini segera kembali ke turnamen yang mereka gagal selesaikan dengan baik terakhir kali. Kalau melihat riwayat mereka di masa lalu, seharusnya memenangkan Championship tidak akan terlalu sulit. Tapi kondisi mereka sekarang berbeda dengan situasi mereka dulu. Gagal di Liga Inggris memaksa tak sedikit pemain mereka untuk minggat. Tapi bagi Wolves, kepergian mereka menciptakan peluang baru. Mereka sekarang punya ruang yang bisa diisi pemain baru dengan tenaga dan pengalaman baru. Di sini, mereka percaya Jordan Holsgrove akan bisa menjadi bantuan yang berarti.
Kabar yang beredar di tengah media menyebut kalau Estoril Praia mengambil posisi netral di tengah bursa. Mereka tidak sedang berjuang mati-matian untuk mempertahankan pemain ini. Mereka terbuka dengan semua peluang yang bisa terjadi, termasuk kalau memang harus berpisah. Tapi opsi ini tidak akan mereka pertimbangkan dengan serius kecuali kalau ada nilai besar yang terlibat. Bagi Estoril Praia, mereka percaya pemainnya layak untuk ditargetkan di 3,5 juta Euro.
Nilai yang disematkan kepada pemain berusia 26 tahun ini memang tidak bisa dikatakan besar. Nilai ini masih jauh lebih kecil dibandingkan dengan banyak pemain lain di Inggris. Tapi nilai ini hanya petunjuk awal dari kepercayaan klub tentang potensi besar yang dia miliki. Kesempatan mendapatkan seorang pemain dengan latar belakang seperti ini memang bukan momen yang bisa terjadi berulang kali. Maka ketika angka ini mulai tersingkap ke publik, langsung ada beberapa klub yang menyatakan minat serius mereka. Augsbur, Hamburger SV, dan Werder Bremen menjadi 3 klub asal Jerman yang tertarik untuk menarik mantan pemain timnas U21 Skotlandia ini untuk bergabung dengan mereka.
Kalau melihat perjalanan karirnya, Jordan Holsgrove memang sempat menjalani pendidikan di akademi Reading. Tapi sebagian besar dari karir profesionalnya dia habiskan di luar negeri. Yang paling mencolok, pemain ini juga sempat menjadi pemain di Celta Vigo dan Pacos de Ferreira, sebelum kemudian memilih untuk bergabung dengan Estoril Praia. Di klub yang terakhir, dia sudah berjalan bersama mereka di 3 musim.
Bersama klub Portugal tadi, ada 4 gol yang sudah dia berikan. Ada 83 pertandingan yang sudah masuk dalam riwayat karirnya. Dia juga sempat terlibat dalam 16 asist. Sementara itu, kalau bicara khusus tentang Liga Inggris, catatannya di Liga Primeira kembali membuktikan kemampuajn pemain ini. Disana, dia mencetak 6 gol dan 19 asist, buah perjuangan dari 100 pertandingan. Penampilan ini membuat pelatih Wolves, Peixoto, sangat terkesan dengan kemampuannya.
Dalam beberapa tahun ke belakang, Jordan Holsgrove lebih sering ditugaskan di posisi bertahan. Memang ada beberapa kali dia digeser ke bagian depan, tapi jumlahnya masih sangat terbatas. Wolves sudah lebih dulu punya pemian seperti Doyle dan Andre yang bisa mengisi bagian ini. Tapi secara teori, mereka masih butuh pemain di bagian tengah yang bisa mendukung pemain di bagian terdepan. Pertimbangan ini membuat Peixoto melihat ada beberapa kualitas dalam diri Jordan Holsgrove yang cocok dengan gaya bermainnya. Jajaran atas di Wolves mungkin akan sangt mendukung rencana ini kalau benar dia tertarik untuk bergabung kesana. Tapi dia bisa saja menjadi aset yang sangat berharga bagi emreka dengan 46 pertandingan di Championship yang sudah menanti.
fun88 fun88