Arsenal punya segudang rencana untuk segera mereka aktifkan ketika musim panas datang. Periode ini akan menjadi andalan mereka untuk bisa memastikan keunggulan mereka di musim ini akan berlanjut ke musim depan dan seterusnya. Berkaca dari permainan mereka sekarang, ada beberapa nama yang menurut Arteta akan bisa membantu mereka untuk mencapai tujuan ini. Anthony Gordon, pemain yang hingga kini tergabung di Newcastle United, menjadi salah satu yang dia harapkan untuk bisa bergabung. Awalnya tim ini cukup yakin dengan rencana yang mereka bangun. Mereka mencoba memanfaatkan kontraknya yang akan segera selesai dalam hitungan 2 tahun dari sekarang. Tapi perkembangan terkini akan memaksa The Gunners untuk menyusun ulang rencana mereka.
Kontrak Anthony Gordon di Newcastle Berubah
Saat Arsenal sedang sibuk mempersiapkan diri untuk rencana mereka di musim panas, The Gunners dibuat terkejut dengan perubahan status pemain yang mereka incar. Anthony Gordon menjadi nama terbaru yang masuk dalam daftar incaran Mikel Arteta untuk musim panas nanti. Lewat pertimbangan panjang, The Gunners akhirnya siap untuk membuka pintu dialog dengan Newcastle United, tempat pemain ini sekarang bertanding. Tapi sekarang mereka harus memutar otak setelah terjadi perubahan besar yang akan berdampak serius pada rencana mereka. Awalnya The Gunners berniat untuk serius dengan rencana ini setelah mempelajari kontrak pemain yang mereka incar akan segera berakhir di tahun 2028. Tapi situasinya sudah berubah. Informasi terbaru menyebut kalau pemain ini sudah memperpanjang kontraknya disana. Dengan kontrak baru ini, Newcastle masih akan menjajdi tempatnya bermain sampai tahun 2030 nanti.
Sebelum mendapatkan kabar ini, The Gunners masih meneruskan langkah mereka di Liga Primer Inggris. Mikel Arteta kembali menegaskan keunggulan mereka dari Manchester City dalam pertandingan terbaru melawan Chelsea. Dalam pertandingan ini, The Gunners kembali berhasil membungkam permainan lawannya. Meski pemain The Blues sukses mencetak 1 gol dalam pertandingan ini, tapi jumlah ini masih belum cukup untuk menghalau laju pemain The Gunners yang mencetak gol 2 kali lebih banyak. Kedudukan yang tidak berubah sampai menit terakhir membuat wasit akhirnya menyatakan The Gunners sebagai pemenang pada pertandingan di hari Minggu itu.
Sebagian besar penggemar merasa senang dengan hasil ini. Tapi mereka yang lebih kritis memberikan pesan penting kepada Mikel Arteta. Pemain The Gunners memang berhasil mendapatkan tambahan 3 poin yang mereka butuhkan untuk semakin jauh dari Manchester City. Tapi statistik pertandingan menunjukkan kalau The Gunners juga hanya bisa menghasilkan 2 tembakan dari ruang terbuka yang langsung mengarah target ke kotak gawang lawan.
Langkah yang Disiapkan Arsenal
Bagi mereka yang kritis tentang permainan Arsenal ketika bertemu dengan Chelsea ini, muncul pertanyaan serius. Mereka berharap kalau dengan gerak agresif Manchester City, pemain Mikel Arteta bisa menunjukkan hasil lebih baik untuk mengunci selisih poin dan gol lebih banyak di papan klasemen. Unggul dari dua faktor ini akan bisa membantu mereka mengamankan tempat di puncak klasemen kalau saja suatu waktu secara tak terduga mereka berbagi jumlah poin yang sama dengan rival terberatnya yang berada di bawah kendali Pep Guardiola. Tapi Arsenal seharusnya bisa berkembang lebih baik dalam pertandingan ini kalau saja merkea bisa menemukan cara untuk secara rutin menciptakan kesempatan untuk mencetak gol dari ruang terbuka. Mungkin bukan kebetulan kalau mereka belakangan mulai dirumorkan dengan usaha untuk mendapatkan pemain baru. Anthony Gordon, gelandang Newcastle United, ramai diberitakan sedang mereka lirik. Kemampuan yang dia miliki mungkin menjadi daya tarik yang dianggap The Gunners akan bisa banyak membantu mereka, terutama jika berhadapan dengan situasi serupa ketika mereka melawan The Blues.
Dari awal informasi yang mereka terima, pemain ini akans egera menyelesaikan kontrkanya di tahun 2028. Tapi dalam beberapa hari terakhir, mulai kencang berhembus kabar kalau situasi yang sebenarnay cukup berbeda. Dari informasi terbaru, kontraknya di sana tidak akan berubah dan baru akan selesai di tahun 2030. Perubahan ini bukan hanya tentang waktu. Tapi bagi mereka yang tertarik untuk mendatangkannya, periode yang lebih panjang juga berarti Newcastle United akan sangat diuntungkan. Mereka bisa dengan leluasa meminta angka lebih tinggi untuk pemain ini.
Haruskah The Gunners Tetap Melaju dengan Anthony Gordon?
Banyak penggemar Newcastle United yang merasa kecewa dengan permainan yang ditunjukkan Anthony Gordon di musim ini. Pemain depan ini dianggap gagal untuk menjawab harapan mereka dengan mendapat tempat di bagian depan. Faktanya, statistik menunjukkan kalau pemain ini gagal melakukan asist dan mencetak gol dalam 27 pertandingan. Padahal jumlah pertandingannya untuk musim ini mencapai angka 39. Dengan kata lain, hanya ada 12 pertandingan atau sekitar 1 dari 3 pertandingan ketika pemain ini bisa mencetak gol atau sekadar melakukan asist.
Sorotan penggemar terus mengarah kepada pemain ini. Di usianya yang sudah 25 tahun di tahun ini, pemain depan ini hanya bis amencetak 1 gol bagi mereka dalam 10 pertandingan terbarunya di Liga Primer Inggris. Dalam periode yang sama, penggemar juga hanya bisa melihatnya melakukan asist dalam jumlah yang sama. Penggemar semakin menyorot kinerjanya dengan menunjuk fakta kalau apa yang dicapainya pada musim sekarang jelas bukan yang terburuk yang pernah mereka dapatkan dari permainannya.
Pemain satu ini memang berhasil meningkatkan kontribusinya dengan membeerikan 21 gol bagi mereka di semua kompetisi di sepanjang musim pertamanya bagi mereka di tahun 2023/24 yang lewat. Tapi hanya setahun berikutnya, jumlah golnya merosot menjadi hanya 11 gol di semua kompetisi. Pemain gelandang ini juga dianggap belum bisa menunjukkan bukti kalau dia bisa mengancam pertahanan yang dilakukan oleh lawan-lawan mereka. Bagi penggemar, angka signifikan yang mereka kelaurkan untuk mengubah statusnya menjadi pemain di Newcastle United masih dianggap kurang memberikan dampak.
Mikel Arteta harus menyadari kalau mereka semakin mengarah pada permainan yang tumpul, termasuk untuk bagian depan. Kritik penggemar menjadi alarm serius kalau ada perbaikan mendalam yang harus dilakukan The Gunners kalau mereka mau tetap mempertahankan posisinya sekarang sampai musim berakhir. Banyak pemain depan The Gunners yang pada kenyataannya membuat Mikel Arteta kecewa. Di beberapa kesempatan, gaya bermain yang dipilih pelatih ini justru membuat permainan mereka tumpul. Dua striker mereka yang seharusnya bisa menghadirkan ancaman serius di bagian belakang lawan, Leandro Trossard dan Viktor Gyokeres, nyatanya sampai sekarang gagal untuk membuat penggemar terkesan.
Dua pemain lain, Eberechi Eze dan Noni Madueke, beberapa kali sempat memberi harapan tentang kemampuan mereka. Tapi Madueke sampai sekarang hanya bisa mencetak 2 gol di tingkat kompetisi. Sedangkan 5 dari 6 golnya di Liga Primer Inggris dia dapatkan ketika mereka bertanding melawan Tottenham Hotspur.
Penambahan striker yang ahli dalam mencetak gol akan sangat penting bagi Mikel Arteta. Tpai fakta kalau opsi pemain menyerang mereka masih belum bisa bermain dengan konsisten dan menjanjikan membuat banyak orang bertanya-tanya tentang alasan di balik kemandulan Arsenal, meski sudah mengeluarkan dana masif untuk transfer pemain.
fun88 fun88