Mengapa Jadon Sancho Masih Belum Dimainkan di Euro 2020?

Pelatih tim nasional Inggris, Gareth Southgate dihujani kritik oleh publik Inggris karena sejumlah keputusan anehnya di Euro 2020 ini. Menurut sejumlah pihak, pelatih berusia 50 tahun itu telah menyia-nyiakan kualitas skuat The Three Lions sehingga kini harus kesulitan di ajang empat tahunan ini. Salah satunya dikarenakan ia belum sekalipun menurunkan Jadon Sancho yang notabene merupakan salah satu pemain muda paling bernilai di dunia.

Sejauh ini timnas Inggris sudah melakoni dua pertandingan di Grup D. Mereka mampu meraih kemenangan tipis 1-0 di laga perdana namun ditahan imbang tanpa gol oleh Skotlandia di partai kedua.

Performa inkonsisten inilah yang membuat Gareth Southgate dihujani kritikan. Banyak orang mempermasalahkan pemilihan pemain yang dilakukan sang pelatih untuk menjadi starter. Sebab, ia terus memainkan Raheem Sterling yang terus bermain kurang optimal. Padahal ia masih memiliki Jadon Sancho di bangku cadangan dan hingga kini belum sekalipun diturunkan.

Penampilan kurang meyakinkan Inggris di fase grup ini membuat mereka tersingkir dari tim-tim yang diunggulkan memenangi Euro 2020 ini. Jika menilik sejumlah rumah taruhan seperti Fun88, ada empat tim unggulan di ajang ini yaitu Prancis, Belgia, Jerman, dan Italia.

Jadon Sancho Kurang Pengalaman?

Gareth Southgate mengakui bahwa ada cukup banyak pilihan pemain di tim Inggris saat ini. Namun, ia menegaskan bahwa sebagai pelatih dia harus mengelola hal itu dengan tepat. Baginya, ada banyak pemain muda yang masih minim pengalaman untuk laga sepenting Euro dan Jadon Sancho adalah salah satunya.

“Kami memiliki beberapa pemain eksplosif dan sebagian besar dari mereka adalah pemain muda yang baru pertama kali merasakan pengalaman di turnamen besar,” ujar Southgate di Sky Sports.

“Jadi, sebagai staf pelatih, kami harus realistis mengenai ekspektasi kami kepada mereka sebagai individu.”

“Jadon Sancho termasuk ke dalam kelompok itu. Dia telah berlatih dengan baik dalam beberapa hari terakhir dan tentu saja kami punya opsi dan keputusan itu,” sambungnya.

Bagi Southgate, permasalahan timnas Inggris bukan terletak dari pilihan pemain yang menjadi starter melainkan pada kombinasi antar pemain. Sebab dalam beberapa kasus, tim Inggris tidak bisa bermain dengan kekuatan terbaiknya dalam beberapa laga uji coba.

“Saya kira ada banyak pemain yang tidak bisa kami mainkan dalam beberapa laga uji coba. Jadi kami tidak memiliki kesempatan untuk membentuk chemistry antar pemain.”

“Kami hanya perlu terus mengembangkannya. Kami tahu ada beberapa pemain yang sangat bagus, kami tahu mereka seharusnya bisa memberi performa lebih baik [dari lawan Skotlandia].”

“Tugas kami adalah membantu mereka mencapai level itu,” tandas Southgate.

Saat ini Jadon Sancho dkk berada di posisi kedua Grup D dengan koleksi empat poin. Mereka harus mampu mengalahkan Republik Ceko pada matchday ketiga mendatang untuk memastikan tiket ke babak 16 besar dengan status juara grup.

About alfin

Seorang penulis dan juga internet enthusiast yang kini juga menggeluti dunia digital marketing

Check Also

Declan Rice Tebar Kode Bakal Gabung Manchester United

Declan Rice membuat pernyataan menarik beberapa waktu lalu dalam sebuah sesi wawancara. Dalam sesi tersebut, …